Daftar Harga - Tenda Pedati Rp. 150 000 - Handy Talky Rp. 40 000 - Handsfree HT Rp. 15 000 - Megaphone Rp. 25 000 - Tenda Dome Citarik Rp. 22 500 - Tenda Dome Kapuas Rp. 45 000 - Tenda Dome Barito Non Alas Rp. 60 000 - Tenda Dome Barito + Alas Rp. 80 000 - Tenda Pramuka Alas Rp. 35 000 - Tenda Semi Pleton Rp. 250 000 - Tenda Pleton Rp. 350 000 - Fieldbed Rp. 25 000 - Flysheet (3m x 2.5m) Rp. 10 000 - Flysheet (4m x 3m) Rp. 15 000 - Flysheet (6m x 8m) Rp. 50 000 - Matras Spon Rp. 3 500 - Matras Terpal (2.5m x 2m) Rp. 4 000 - Matras Terpal (6m x 8m) Rp. 50 000 - Sleeping Bag Rp. 5 000 - Lentera Rp. 5000 - Petromaks Rp. 10 000 - Ponco Rp. 3 000 - RainCoat Rp. 5 000 - Kompor Semawar Rp. 10 000 - Ransel Rp. 10 000 - Misting Rp. 3 500 - Senter 4 Baterai Besar Rp. 3 000 - Senter 2 Baterai Besar Rp. 2 000 - Senter 2 Baterai Kecil Rp. 1 000 - Jeep Willys Rp. 350 000 - Biaya Pasang Tenda Dome Citarik Rp. 15,000.00/unit - Biaya Pasang Tenda Dome Kapuas & Barito Rp. 25,000.00/unit - Biaya Pasang Tenda Pramuka Rp. 20,000.00/unit - Biaya Pasang Tenda Pleton Rp. 250,000.00/unit - Biaya pasang tenda pedati Rp. 75 000 - Transport Barang tergantung Jarak / Lokasi

Rabu, 04 Januari 2012

Ditemukan, Gunung Baru di Riau

Tim XPDC 12 - 12 akhirnya sampai kepuncak Gunung Djadi, gunung yang baru ditemukan di provinsi Riau. Awalnya tim ini memeperkirakan sampai pada Minggu 1 Januari 2012. Namun karena medan yang cukup sulit, mereka baru sampai puncak pada pukul 13. 00 WIB, Rabu 04 Januari 2012

Saat tiba dipuncak, kondisi seluruh tim baik. " Beberapa anggota tim memang ada yang mengalami lecet - lecet dibagian kaki ", Ujar Koordinator XPDC 12 - 12, Hisam Setiawan, dalam keterangan persnya.

Gunung ini terletak di Kabupaten Kampar, Riau. Diduga sebagai gunung pertama di Riau. Setin\ba di puncak , mereka menggelar upacara bendera Merah Putih. "Berdasarkan data Global Positioning System (GPS), gunung ini memiliki ketinggian 1.100 diatas permukaan laut," kata Hisam.

Mereka juga membuat tugu untuk menandakan ketinggian dari puncak Gunung Djadi. "Untuk itu tim sudah mempersiapakan semen yang sengaja dibawa dari Pekanbaru, sedangkan untuk bahan lainnya mempergunakan bahan yang ada di puncak gunung tersebut," katanya.

Menurut Hisam, kondisi puncak Gunung Djadi sangat indah karena masih sangat alami. Beragam vegetasi tamanan terdapat di puncak gunung ini. Sangat mengagumkan.

"Kita berharap ini bisa terjaga dengan baik. Karena kawasan sekitar Gunung Djadi ini merupakan deraha tangkapan ait (catchment area) untuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampar. Sehingga perlu teatap dijaga dari tangan-tangan yang akan merusaknya dengan mengalihfungsikan kawasan ini menjadi perkebunan dan industri kehutanan. Semoga saja tidak," ujar dia.

Usai memancangkan tugu, tim ini juga melakukan ritual khusus, yaitu berdoa bersama. "Intinya dari doa ini adalah menyampaikan amanat seluruh masyarakat di Riau bahwa kondisi lingkungan di Riau saat ini sudah sangat parah. Jadi, perlu segera dilakukan perbaikan terhadap itu semua," sebutnya.

Tim perjalanan XPDC 12-12 terdiri dari River Defender, Brimapala Sungkai, Telapak BT Riau, Yayasan Mitra Insani dan Gurindam12. Mereka memulai pendakian gunung yang baru ditemukan itu pada 29 Desember 2011 lalu dan baru sampai ke puncak gunung 4 Januari 2012.

0 komentar:

Poskan Komentar

Selamat Tahun Baru 2012 : NEW LIFE, NEW SPIRIT!! outbound,penyelenggara outbound,outing,gathering,sarana petualang,arung jeram

Photobucket   

Saung GOA on Facebook
Berbagi di Facebook Bagikan